Pantau Availability, Performance, dan Quality setiap mesin secara real-time. Terhubung ke PLC dan mesin lama Anda — tanpa mengganti mesin yang sudah ada.
Penyebabnya kabur — "mesin sering rusak" tanpa angka. Availability tak pernah benar-benar terukur.
Minor stop dan speed loss berjalan pelan-pelan, tak ada yang sadar sampai target produksi meleset.
Produk cacat baru terdeteksi di akhir shift — saat sudah terlanjur banyak dan sulit ditelusuri.
OEE mengubah tiga kebocoran ini — Availability, Performance, Quality — menjadi angka yang bisa ditindak.
OEE (Overall Equipment Effectiveness) adalah metrik standar global untuk mengukur seberapa produktif sebuah mesin mengubah waktu terjadwal menjadi produk berkualitas. Semakin tinggi OEE, semakin sedikit kapasitas yang terbuang.
Waktu mesin benar-benar jalan dibanding waktu terjadwal — terpotong oleh downtime.
Kecepatan aktual dibanding kecepatan ideal — tergerus speed loss dan minor stop.
Produk lolos QC dibanding total output yang dihasilkan.
Data Availability, Performance, dan Quality ditarik otomatis dari PLC dan sensor lewat Diatera Smart Factory Kit — tanpa input manual operator, dihitung real-time per mesin dan per shift.
Smart Factory Kit membaca sinyal mesin langsung — Availability, Performance, dan Quality terisi tanpa operator mencatat manual.
Terhubung ke mesin existing via Modbus / OPC-UA lewat ethernet — tanpa ganti mesin. Dashboard diakses dari PC, laptop, atau HP.
Perhitungan OEE hidup setiap detik per mesin dan per shift — bukan rekap yang baru muncul di akhir shift.
Pantau status setiap lini 24 jam — kondisi mesin selalu terlihat, kapan pun.
Data ditarik langsung dari mesin — tanpa input manual operator, tanpa celah salah catat.
Tahu kenapa mesin berhenti, bukan cuma kapan — akar kehilangan langsung terpetakan.
Bandingkan performa antar shift dan pekerja untuk menemukan pola dan best practice.
Alert langsung saat mesin down atau OEE turun di bawah ambang yang Anda tetapkan.
Laporan harian/mingguan/bulanan siap unduh, dengan akses multi-level per peran.
FMCG — jaga output tinggi di lini berkecepatan cepat dengan minim minor stop.
Farmasi — quality dan traceability terukur untuk kebutuhan mutu ketat.
Kimia — pantau availability proses kontinu dan kurangi henti tak terencana.
Otomotif — sinkronkan performa antar stasiun untuk memenuhi takt time.
Plastik / Injection — deteksi speed loss dan reject cetakan lebih dini.
Makanan & Minuman — jaga konsistensi output dan minim downtime changeover.
OEE (Overall Equipment Effectiveness) mengukur seberapa produktif mesin mengubah waktu terjadwal jadi produk berkualitas. Dihitung dengan rumus OEE = Availability × Performance × Quality.
Rata-rata pabrik di Indonesia berada di 60–70%. Level kompetitif 70–80%, sedangkan standar world class ≥ 85%.
Ya. Kami terhubung ke PLC dan mesin lama via Modbus, OPC-UA melalui ethernet ataupun penambahan sensor — tanpa perlu mengganti mesin yang sudah ada.
Implementasi dilakukan bertahap: assessment, integrasi, lalu dashboard aktif — dengan target yang jelas di setiap fase. Durasi menyesuaikan jumlah lini dan kondisi mesin.
Bisa. Dashboard dapat diakses dari PC, laptop, maupun HP selama terhubung ke jaringan.
Biaya menyesuaikan jumlah mesin, kondisi integrasi, dan kebutuhan spesifik pabrik Anda. Konsultasi gratis via WhatsApp untuk penawaran sesuai kebutuhan.
Belum siap ngobrol? Ambil template Availability × Performance × Quality untuk mulai menghitung OEE pabrik Anda sendiri.
Konsultasi gratis via WhatsApp. Tim kami bantu memetakan integrasi OEE untuk lini produksi Anda — dari mesin yang sudah ada.
Lebih suka tertulis? Kirim detail kebutuhan Anda — kami balas dalam 1 hari kerja.
